Tuhan memberiku sebuah tugas, yaitu membawa keong jalan-jalan. Aku tak dapat jalan terlalu cepat, keong sudah berusaha keras merangkak. Setiap kali hanya beralih sedemikian sedikit.
Aku mendesak, menghardik, memarahinya,
keong memandangku dengan pandangan meminta-maaf, serasa berkata : “Aku
sudah berusaha dengan segenap tenaga!”

