Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Februari 2015

Kisah Penebang Kayu


Alkisah, seorang pedagang kayu menerima lamaran seorang pekerja untuk menebang pohon di hutannya. Karena gaji yang dijanjikan dan kondisi kerja yang bakal diterima sangat baik, sehingga si calon penebang pohon itu pun bertekad untuk bekerja sebaik mungkin. 

Saat mulai bekerja, majikan memberi sebuah kapak dan menunjukkan area yang harus diselesaikan dengan target waktu yang telah ditentukan kepada si penebang pohon.  Hari pertama bekerja, dia berhasil merobohkan 8 batang pohon.

Rabu, 15 Oktober 2014

Kasih Seorang Sahabat



“Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya…” 

Pada suatu siang, sebuah peluru mortir mendarat di sebuah panti asuhan di sebuah perkampungan kecil Vietnam. Seorang petugas panti asuhan dan dua orang anak langsung tewas, beberapa anak lainnya terluka, termasuk seorang gadis kecil yang berusia sekitar 8 tahun.

Orang-orang dari kampung tersebut segera meminta pertolongan medis dari kota terdekat. Akhirnya, seorang dokter Angkatan Laut Amerika dan seorang perawat dari Perancis yang kebetulan berada di kota itu bersedia menolong. Dengan membawa Jeep yang berisi obat-obatan dan perlengkapan medis mereka berangkat menuju panti asuhan tersebut.

Senin, 13 Oktober 2014

Sikap Yang Berubah



SEORANG lelaki yang baru menikah tinggal menumpang di rumah mertuanya. Beberapa saat tinggal bersamanya, akhirnya ia demikian kesal dengan ibu mertuanya yang menurutnya sangat brengsek, cerewet, bawel, bossy, dan angkuh sekali.

Setelah dua tahun, baginya cukup sudah penderitaan itu. Ia memutuskan untuk mengakhiri dengan berencana membunuh ibu mertuanya. Setelah memutar otak, ia pergi mendatangi dukun yang paling sakti di daerahnya.


Perjuangan Kupu-Kupu



Suatu hari seorang anak melintas di kebun belakang rumahnya. Tanpa sengaja ia melihat sebuah kepompong yang menarik perhatiannya. Ia ingin mengambil kepompong itu, tetapi ibunya tidak mengijinkannya. 
"Biarkan saja, nanti kepompong itu akan berubah menjadi kupu-kupu," begitu ibunya berkata.

Anak itu menjadi penasaran, setiap hari saat melintas tempat itu ia sempatkan untuk melihat kepompong itu. 
"Sudah berubah menjadi kupu-kupu kah ? " pikirnya.

Selasa, 09 April 2013

Run Untill The End




John Stephen Akhwari, pria kelahiran tahun 1938 yang berkebangsaan Tanzania, membuat satu catatan penting yang akan dikenang sepanjang masa. Kisahnya terjadi di Mexico City pada tahun 1968. Saat itu Mexico menjadi tuan rumah Olimpiade ke 19.

Hari sudah gelap, sebagian lampu stadion sudah dipadamkan. Pertandingan lari marathon memang sudah berakhir. Setelah lewat satu jam lomba usai, tiba-tiba penonton di kejutkan oleh pengumuman dari pengeras suara. Pertandingan ternyata belum usai. Masih ada satu pelari yang akan memasuki stadion. Gemuruh tepuk tangan pun membahana saat seorang pelari mulai memasuki stadion. Para penonton memberikan standing ovation pada pelari bernomor 36 itu. Ia menjadi pelari terakhir yang sanggup menyelesaikan lomba lari marathon berjarak 42 km. Sebelas pelari lainnya memilih menyerah. Walaupun menjadi pelari paling buncit, sejarah mencatatnya sebagai pelari berhati baja, kukuh bagai karang di dalam mengemban sebuah tugas. Langkahnya memang tak mulus lagi, bahkan sempat terhenti saat memasuki pintu stadion. Sejenak ia tampak meringis menahan sakit, tetapi tekadnya sungguh mengalahkan segalanya. Dengan kaki terbebat perban, dia menuju garis finish.

Kamis, 06 Desember 2012

Pemain Organ Naik Pangkat


Pendeta di sebuah gereja lokal sedang dipenuhi dengan pikiran tentang bagaimana ia akan meminta jemaatnya untuk menyumbangkan lebih banyak uang yang akan dipakai untuk memperbaiki gedung gereja. Ia tambah jengkel ketika mengetahui bahwa pemain organ yang biasa bertugas sedang sakit. Akhirnya ia mendapatkan pemain organ pengganti pada saat-saat terakhir. Pemain organ pengganti itu ingin mengetahui lagu-lagu apa saja yang harus dimainkan di dalam kebaktian.

"Ini adalah salinan daftar acara kebaktian," kata Pendeta tak sabar, "tetapi kamu harus memilikirkan satu lagu yang harus dimainkan setelah saya mengumumkan soal dana pembangunan gereja."

Bangkit Dari Penderitaan

Mungkin Anda pernah menonton America's Most Wanted, program televisi yang melakukan reka ulang kisah-kisah kejahatan dan memotivasi para pemirsanya untuk menolong pihak yang berwajib mencari dan menangkap para pelaku kejahatan, yang sering kali merupakan penjahat sadis. Pembawa acara program ini adalah John Wals.

Mungkin Anda mengira John Wals adalah seorang jurnalis atau aktor - seorang yang professional dalam dunia pertelevisian - tetapi sebenarnya tidak demikian. Ini adalah kisah yang dialami John Wals.

John awalnya memiliki usaha sendiri bersama tiga orang mitranya, mereka melakukan pembangunan berbagai hotel mewah. Tetapi suatu hari putra John diculik, tetapi karena tidak ada bukti tentang kejahatan tersebut, pihak berwenang lambat untuk menolong John dan istrinya dalam menemukan putra mereka. Mereka mencari selama enam belas hari, dan tragisnya anak laki-laki tersebut ditemukan dalam keadaan tewas.

Rabu, 05 Desember 2012

Siapa Orang Terdekat Anda?

Menjelang istirahat suatu kursus pelatihan, sang pengajar mengajak para peserta untuk melakukan suatu permainan. ‘Siapakah orang yang paling penting dalam hidup Anda?’

Pengajar meminta bantuan seorang peserta maju ke depan kelas. ” Silakan tulis 20 nama yang paling dekat dengan kehidupan Anda saat ini”

Peserta perempuan itu pun menuliskan 20 nama di papan tulis. Ada nama tetangga, teman sekantor, saudara, orang-orang terkasih dan lainnya.

Sabtu, 01 Desember 2012

Mendisiplin Tanpa Kekerasan

Alkisah di negeri tiongkok kuno, tinggallah seorang ayah yang sangat bijaksana, beserta anak lelakinya di suatu desa yang damai. Sang ayah sangat menyayangi anak lelakinya, namun dalam mendidik anaknya sang ayah tidak pernah memarahinya ataupun menggunakan kekerasan.

Pada suatu hari, sang ayah mengajak sang anak ke kota untuk membeli kuda. Mereka pun menumpang kereta kuda dari desa ke kota, karena jarak antar desa ke kota sangat jauh, tanpa merasa lelah, dan sang anak sangat senang karena baru kali inilah dia menuju ke kota.

Rabu, 28 November 2012

Fokus Pada Kebahagiaan

Seorang ibu memiliki seorang putri yang mulai beranjak remaja. Sang putri sebenarnya seorang anak yang ceria, cerdas dan berbakti kepada orang tua. Tetapi ada satu perilakunya yang sangat mengganggu orang-orang di sekitarnya dan dirinya sendiri, yaitu suka mengeluh atau menggerutu. Sang ibu sudah berkali-kali mengingatkan putrinya untuk menghentikan kebiasaan buruknya, tetapi belum bisa membuat putrinya sepenuhnya sadar.

Suatu hari sang ibu membuatkan sirup markisa yang memang minuman kesukaan putrinya. Saat putrinya baru pulang sekolah, ibu sudah menyiapkan sirup markisa dalam gelas besar lengkap dengan sedotannya.

“Wah segar sekali…terima kasih Ibu….”

“Sirup dan kesegarannya itu adalah simbol kebahagiaanmu anakku…”

Selasa, 27 November 2012

Doa Minta Odol

Kisah nyata dari seseorang yang dalam episode hidupnya sempat ia lewati dalam penjara. Bermula dari hal yang sepele. Lelaki itu kehabisan odol dipenjara. Malam itu adalah malam terakhir bagi odol di atas sikat giginya. Tidak ada sedikitpun odol yang tersisa untuk esok hari.

Dan ini jelas-jelas sangat menyebalkan. Istri yang telat berkunjung, anak-anak yang melupakannya dan diabaikan oleh para sahabat, muncul menjadi kambing hitam yang sangat menjengkelkan. Sekonyong-konyong lelaki itu merasa sendirian, bahkan lebih dari itu : tidak berharga !

Tertutup bayangan hitam yang kian membesar dan menelan dirinya itu, tiba-tiba saja pikiran nakal dan iseng muncul. Bagaimana jika ia meminta odol pada TUHAN ?Berdoa untuk sebuah kesembuhan sudah berkali-kali kita dengar mendapatkan jawaban dari-NYA .

Senin, 26 November 2012

Bacalah Hingga Terluka

Penduduk di negeri China suka sekali belajar. Salah satu kisah yang sering digunakan oleh guru dan orangtua untuk memotivasi seorang anak agar rajin belajar adalah kisah Sun Kang yang rindu terus membaca hingga terluka.

Sun Kang hidup pada zaman Dinasti Jin (317-420 Masehi). Sejak usia kanak-kanak sudah tampak kepintarannya. Ia suka sekali terhadap buku, tetapi ia dibesarkan dari keluarga yang sangat miskin sampai minyak untuk lampu pun tidak sanggup dibeli. Karena miskin dan dorongan kebutuhan yang mendesak, maka orangtuanya mewajibkan semua anaknya untuk bekerja, termasuk Sun Kang yang masih kecil. Setiap hari ia bekerja sampai menjelang malam sehingga pulang ke rumah dalam keadaan lelah dan juga tidak ada lagi waktu untuk membaca buku karena di rumah tidak ada penerangan. Di desa itu hanya rumah Sun Kang yang tidak ada penerangannya.

Minggu, 25 November 2012

Lemah Tetapi Kuat



Ada 2 benda yang bersahabat karib yaitu besi dan air. Besi seringkali berbangga akan dirinya sendiri.

Ia sering menyombong kepada sahabatnya :
"Lihat ini aku, kuat dan keras. Aku tidak seperti kamu yang lemah dan lunak"


Air hanya diam saja mendengar tingkah sahabatnya.
Suatu hari besi menantang air berlomba untuk menembus suatu gua dan mengatasi segala rintangan yang ada di sana.

Aturannya : "Barang siapa dapat melewati gua itu dengan selamat tanpa terluka maka ia dinyatakan menang"

Jumat, 23 November 2012

Cinta Di Balik Semangkuk Nasi

Pada sebuah senja dua puluh tahun yang lalu, terdapat seorang pemuda yang kelihatannya seperti seorang mahasiswa berjalan mondar mandir didepan sebuah rumah makan cepat saji di kota metropolitan, menunggu sampai tamu direstoran sudah agak sepi, dengan sifat yang segan dan malu-malu dia masuk kedalam restoran tersebut.

"Tolong sajikan saya semangkuk nasi putih."

Dengan kepala menunduk pemuda ini berkata kepada pemilik rumah makan.
Sepasang suami istri muda pemilik rumah makan, memperhatikan pemuda ini hanya meminta semangkuk nasi putih dan tidak memesan lauk apapun, lalu menghidangkan semangkuk penuh nasi putih untuknya.

Ketika pemuda ini menerima nasi putih dan sedang membayar berkata dengan pelan :
"dapatkah menyiram sedikit kuah sayur diatas nasi saya."
Istri pemilik rumah berkata sambil tersenyum :

"Ambil saja apa yang engkau suka, tidak perlu bayar !"
Sebelum habis makan, pemuda ini berpikir : "kuah sayur gratis."
Lalu memesan semangkuk lagi nasi putih.

Selasa, 13 November 2012

Tuhan dan Tukang Cukur


Seperti biasanya, seorang laki-laki, sebut saja Steve, datang ke sebuah salon untuk memotong rambut dan jenggotnya. Ia pun memulai pembicaraan yang hangat dengan tukang cukur yang melayaninya. Berbagai macam topik pun akhirnya jadi pilihan, hingga akhirnya Tuhan jadi subyek pembicaraan.

"Hai Tuan, saya ini tidak percaya kalau Tuhan itu ada seperti yang anda katakan tadi," ujar si tukang cukur.

Mendengar ungkapan itu, Steve terkejut dan bertanya,
"Mengapa anda berkata demikian?"

Selasa, 26 Juni 2012

Lalat Bodoh


Beberapa ekor lalat nampak terbang berpesta di atas sebuah tong sampah di depan sebuah rumah. Suatu ketika anak pemilik rumah keluar dan tidak menutup kembali pintu rumah kemudian nampak seekor lalat bergegas terbang memasuki rumah itu. Si lalat langsung menuju sebuah meja makan yang penuh dengan makanan lezat. “Saya bosan dengan sampah-sampah itu, ini saatnya menikmati makanan segar” katanya.

Setelah kenyang si lalat bergegas ingin keluar dan terbang menuju pintu saat dia masuk, namun ternyata pintu kaca itu telah terutup rapat. Si lalat hinggap sesaat di kaca pintu memandangi kawan-kawannya yang melambai-lambaikan tangannya seolah meminta agar dia bergabung kembali dengan mereka.

Selasa, 10 April 2012

Pelajaran Seekor Anak Elang

Alkisah di suatu negeri burung, tinggallah bermacam-macam keluarga burung. Mulai dari yang kecil hingga yang besar. Mulai dari yang bersuara lembut hingga yang bersuara menggelegar. Mereka tinggal di suatu pulau nun jauh di balik bukit pegunungan.

Sebenarnya selain jenis burung masih ada hewan lain yang hidup di sana. Namun sesuai namanya negeri burung, yang berkuasa dari kelompok burung. Semua jenis burung ganas, seperti, burung pemakan bangkai, burung Kondor, burung elang dan rajawali adalah para penjaga yang bertugas melindungi dan menjaga keselamatan penghung negeri burung.

Burung-burung kecil bersuara merdu, bertugas sebagai penghibur. Kicau mereka selalu terdengar sepanjang hari, selaras dengan desau angin dan gesekan daun. Burung-burung berbulu warna warni, pemberi keindahan.

Sabtu, 18 Februari 2012

Money or Friendship

Dua orang pengembara berjalan bersama di suatu jalan, dan salah satu pengembara tersebut menemukan sebuah kantung yang penuh berisikan uang.
“Betapa beruntungnya saya!” katanya, “Saya telah menemukan sebuah kantung berisi uang. Menimbang dari beratnya, saya rasa kantung ini pasti penuh dengan uang emas.”
“Jangan bilang ‘SAYA telah menemukan sekantung uang’,” kata temannya. “Lebih baik kamu mengatakan ‘KITA telah menemukan sekantung uang’. Pengembara selalu berbagi rasa dengan pengembara lainnya, baik itu dalam susah maupun senang.”

Senin, 16 Januari 2012

Tokek Membodohi Petani

Pada suatu hari ada seorang petani yang bingung. Ia mempunyai sepetak lahan, ia berpikir apakah ladang tersebut akan ia tanami melon atau semangka. Tiba-tiba, “tokeeeeeek..!” Tokek yang bersarang di plafon atap rumahnya itu berbunyi. Dengan sigap, petani itu berseru “Meloon!”. Tokek itu berbunyi lagi, “Tokeeeek..!” Petani itupun berseru lagi “Semangkaa..”. Dan begitu seterusnya beberapa kali hingga tokek tersebut berhenti berbunyi. Kata terakhir yang diserukan petani tersebut adalah “melon”, maka petani itu pun memutuskan untuk menanam melon di ladang. Beberapa bulan berlalu dan ternyata melonnya tumbuh subur. Sangat berbeda dengan tetangganya yang menanam semangka. Semangka tetangganya tersebut hampir semuanya gagal panen tanpa ada sebab yang jelas. “Tokek itu simbol keberuntunganku.” Gumam petani.

Sabtu, 14 Januari 2012

Pelajaran Dua Serigala

Ada 2 ekor serigala di hutan Rica-rica, serigala B menantang serigala A untuk menangkap seekor kelinci yang sedang makan wortel, tidak jauh dari tempat mereka berdiri,

“Ayo Serigala A, kamu bisa ngga tangkap kelinci itu?” tanya serigala B,

“Ah, itu gampang, lihat saja nih!” Jawab serigala A, dan dengan sigap serigala A itupun melompat ke arah kelinci tersebut, dan berlari mengejarnya.

Sedangkan kelinci yang melihat serigala itu, langsung lari terbirit-birit ketakutan, tanpa pikir panjang wortel yang masih dikunyahnya di lemparkan ke arah serigala tersebut,

“DUAAAKK!!” begitu suaranya..